Senin, 29 Februari 2016

Dilema

"Hati ini harus memilih. Tapi tak sanggup memilih. Ku tak ingin ada yang sakit. Mengertilah. Ini sulit"




Kehidupan ini selalu antara pilihan. Dibaliknya terselimut ketentuan. Bahkan muncul penyesalan. Walau perlahan, penyesalan tetap tak datang diawal.


Ku bukan manusia yang bijaksana. Yang memilih dengan bijak dan siap menerima keadilan dari apa yang kupilih.

Ku pun bukan manusia yang tega. Yang tak peduli dengan apa yang kutinggalkan begitu saja. Walau kutahu akan menyakitkan

Menyakitkan untuk memilih. Tapi ku tak bisa berpaling dari pilihan. Munafik diri ini jika tak memilih. Hati ini harus terisi tapi tak menyakiti. Bukan kusenang untuk sendiri. Tapi mungkin ini jarang untuk kembali.

Sepi? Tidak. Banyak kawan menemani. Tapi ini berbeda dari sepi. Kubutuh belahan hati. Atau sekedar penyemangat diri. Mereka bisa jadi itu. Mereka layak. Tapi yang kubutuh bukan mereka. Ku butuh dia.

Dia yang sampai saat ini tanda tanya
Dia yang membuatku jatuh dalam dilema
Dia yang memaksaku harus menyakiti
Dia yang mungkin bukan pilihan
Atau ternyata Dia yang paling tepat

Mungkinkah kuharus lari? Tapi itu bukan solusi

Atau haruskah ku bersembunyi? Walau itu tak mungkin

Menghadapi tanpa memiliih hanya akan menambah perih

Hati. Kenapa harus pada hati ini?


Share:

0 komentar:

Posting Komentar