Siapa kamu?
Kamu dengan perangaimu yang misterius. Kamu dengan sejuta tanda tanya disetiap balik kata. Kamu yang tiba-tiba datang dikesepian
Entah sejak kapan kamu berdiri disana. Berdiri seakan kau sudah mengenalku lama. Mengulurkan tangan. Mencoba untuk membantuku bangkit.
"Kusudah terbiasa dengan ini. Terbiasa jatuh dan terperangkap"
Tak biasanya ku menawarkan bantuan. Memposisikan diri sebagai kacung demi menyelesaikan masalah. Ya! Kurasa ini karena keadaanmu. Beradaptasi membutuhkan waktu. Sedangkan dunia ini tidak memberikan kamu waktu. Ya! Aku pun baru didunia ini. Tapi, ini duniaku yang telah lamaku impikan.
Mencoba untuk ikhlas memang sulit. Memberi tanpa mengharap balasan adalah sesuatu yang ku tak mampu. Ada alasan dibalik bantuanku. Ya! Aku pamrih. Tak ada alasan untukku mengelak. Ku tau Tuhan tak mengajarkan kita untuk pamrih. Tapiku pikir manusiawi jika ku pamrih.
Tak adil rasanya jika ku tak dibayar. Sudah kubilang aku pamrih. Tapi kau lebih tak adil. Senyuman tipismu membayar semuanya. Membayar rasa lelah, stress, dan hal buruk lainnya. Tingkah gilamu membuatku tak mengerti. Kenapa kamu bisa masuk keduniaku? Duniaku gila dan penuh hal-hal bodoh. Tapi kamu selolah sudah lama tinggal disana.
Siapa kamu?
Mencari jawaban terus menerus pun percuma. Harus kamu yang menjawab. Tak usah terlalu banyak. Hanya itu saja. Siapa kamu?
Lagipula, sudah terlanjur.
Selamat datang diduniaku. Akan ku bantu untuk tinggal. Walau ku tak mengenalmu
